Popular Post

Anime Angel Beats

By : Unknown
Angel Beats

Angel Beats's Synopsis


Di dunia setelah kematian, malaikat memperjuangkan nasib mereka dan masa depan mereka. Yuri, pemimpin Kaur Sekai Sensen, memberontak terhadap dewa yang ditakdirkan baginya untuk memiliki kehidupan yang tidak masuk akal. Di sisi lain, Tenshi, ketua dewan mahasiswa untuk dunia setelah kematian, bertempur melawan anggota SSS. Anggota SSS memanfaatkan persenjataan untuk pertempuran itu melawan malaikat memanfaatkan kekuatan supranatural.
Animeindo.tv is the place to watch Angel Beats online episodes free. To begin watching Angel Beats, choose an episode below. Have fun watching!
Alternative Name: (エンジェルビーツ)
Writer: -
Director: -
Category: Action, Comedy, Drama, Supernatural
Tagges as: -
Date Added: 8 months ago
Release on: Apr
Rated as: PG-13 - Teens 13 or older
Duration: 24 min
Status: Completed
Rank: 31
Total views: 163309
Subscribe: RSS

Silahkan DOWNLOAD DISINI !! 

Anime Shingeki no Kyojin

By : Unknown


Watch or Download "Shingeki no Kyojin" Sub Indonesia

Shingeki no Kyojin

Shingeki no Kyojin's Synopsis

Beberapa ratus tahun yang lalu, umat manusia hampir punah akibat ulah para raksasa. Sama seperti raksasa yang sering diceritakan di beberapa cerita, mereka tinggi, besar, memiliki kecerdasan yang rendah, memakan manusia dan yang paling buruk adalah mereka melakukan hal tersebut hanya untuk kesenangan semata. Sebagian kecil dari umat manusia bertahan hidup dengan melindungi diri dalam sebuah kota yang ditutupi oleh tembok yang sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari raksasa yang paling besar. Cerita berlanjut ke masa kini, di masa para raksasa tak terlihat lagi dari kota dalam kurun waktu seratus tahun lebih. Seorang pemuda bernama Eren dan adik angkatnya yang bernama Mikasa menjadi saksi pemandangan mengerikan akan runtuhnya tembok kota yang dihancurkan oleh sekumpulan besar raksasa yang muncul entah dari mana. Para raksasa yang berukuran lebih kecil membajiri kota dan kedua anak tersebut menyaksikan ibu mereka dimakan hidup-hidup. Eren bersumpah bahwa ia akan membunuh semua raksasa yang ada dan membalaskan dendam umat manusia.
Animeindo.tv is the place to watch Shingeki no Kyojin online episodes free. To begin watching Shingeki no Kyojin, choose an episode below. Have fun watching!
Alternative Name: Attack on Titan
Writer: Isayama, Hajime
Director: Araki, Tetsurou
Producer: Production I.G, FUNimation EntertainmentL, Mainichi Broadcasting, Pony Canyon, Kodansha, Wit Studio, Shingeki no Kyojin Team
Category: Action, Drama, Fantasy, Super Power
Tagges as: -
Date Added: 6 months ago
Release on: 2013
Rated as: R - 17+ (violence & profanity)
Duration: 24 min. per episode
Status: Completed
Rank: 4
Total views: 1554461
Subscribe: RSS

Download Animenya DiSini !!
Selamat Mendownload dan menyaksikan animenya minna-san
 

Konfigurasi IP addres pada linux server

By : Unknown

Konfigurasi IP addres pada linux server

Konfigurasi TCP/IP





1. Topologi Jaringan
Dalam pembahasan tentang Konfigurasi Debian sebagai Server pada materi ini, mengacu pada topologi jaringan
seperti yang tertera pada gambar berikut.


Topologi di atas menggunakan Topologi Star (Bintang). Dan Topologi tersebut tidak berlaku jika server Debian digunakan sebagai Router (Gateway) atau VPN Server. Karena pada kedua layanan tersebut server Debian harus memiliki minimal dua NIC (Network Interface Card), dan harus di posisikan langsung dengan Internet. Kecuali jika menggunakan Ip Address Alias.
Informasi dari setiap perangkat jaringan tersebut adalah seperti berikut;


2. Mengaktifkan Ethernet
Network Interface Card (NIC) atau Ethernet di linux diberi nama etho, eth1, eth2, dst. Dan untuk interface Local Loopback diberi nama lo. Untuk mengetahui interface apa saja yang terpasang pada server Debian, gunakan
perintah ifconfig berikut.
debian-server:/home/smktb# ifconfig
lo Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
RX packets:46 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:46 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:3036 (2.9 KiB) TX bytes:3036 (2.9 KiB)
Seperti terlihat diatas, Interface yang aktif hanyalah interface Loopback. Sebagai tambahan, jangan pernah sekali-kali untuk menon-aktifkan interface Loopback tersebut. Sebab interface tersebut digunakan oleh aplikasi-aplikasi server Debian agar dapat berjalan pada computer Localhost.
Agar dapat terkoneksi ke Jaringan Komputer, aktifkan terlebih dahulu Interface Ethernet. Pastikan nama untuk Ethernet tersebut, default untuk Ethernet pertama adalah etho. Gunakan perintah ifup untuk meng-aktifkan, dan sebaliknya gunakan perintah ifdown.
debian-server:/home/smktb# ifup eth0

Jika muncul pesan error pada layar terminal, gunakan perintah berikut di bawah.
debian-server:/home/smktb# ifconfig eth0 up
debian-server:/home/smktb# ifconfig
eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0c:29:58:cf:68
inet addr:192.168.10.1 Bcast:192.168.10.255 Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::20c:29ff:fe58:cf68/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:1610 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:1419 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:189305 (184.8 KiB) TX bytes:198940 (194.2 KiB)
Interrupt:18 Base address:0x1080
lo Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
RX packets:46 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:46 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:3036 (2.9 KiB) TX bytes:3036 (2.9 KiB)\


2.3. Konfigurasi Ip Address
Semua peralatan yang terhubung ke jaringan computer, membutuhkan alamat khusus yang disebut Ip Address. Agar semua peralatan tersebut dapat berhubungan satu sama lain. Oleh sebab itu, Network Interface Card tidak akan berarti apa-apa, jika Ip Address pada interface tersebut tidak diset terlebih dahulu.
Memberi Ip Address pada linux debian tidaklah sulit. Untuk cara cepatnya, gunakan perintah singkat dibawah ini.
debian-server:/home/smktb# ifconfig eth0 192.168.10.1 netmask 255.255.255.0 up
Kelemahan perintah di atas adalah, jika computer booting ulang, maka konfigurasi Ip Address tersebut akan hilang.
Untuk itu kita harus mengedit file interfaces, agar konfigurasi tersebut tidak hilang walaupun computer booting ulang. Kita bisa menggunakan aplikasi text editor vim, vi, nano, gedit¸ ataupun yang lainya untuk mengedit file tersebut. Saya sarankan, lebih baik Anda menggunakan editor vim saja.
debian-server:/home/smktb# vim /etc/network/interfaces
# This file describes the network interfaces available on your system
# and how to activate them. For more information, see interfaces(5).
# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback
# The local network interface
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.10.1
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.10.254
dns-nameservers 119.2.40.21


Tambahkan Ip Address anda seperti script di atas. Khusus editor vim, kita harus menekan huruf “i” (INSERT) untuk mengedit. Setelah dirasa konfigurasi sudah benar, tekan tombol “Esc”, lalu tekan “:” dan tuliskan “wq” (WRITE & QUIT). Jika tidak ingin menyimpanya, tuliskan “q!” (Only Quit).
Kata auto yang terletak di depan nama suatu interface, menandakan bahwa interface tersebut akan dinyalakan secara otomatis pada saat computer booting. Interface lo tidak memiliki konfigurasi Ip Address, karena lo digunakan sebagai loopback sehingga memiliki Ip Address yang pasti yakni 127.0.0.1. Alamat IP ini digunakan oleh computer untuk berkomunikasi dengan dirinya sendiri. Konfigurasi Ip Address untuk ethO harus diberikan secara manual, karena interface tersebut menggunakan IP statis.
Agar konfigurasi tersebut dapat langsung dijalankan, kita harus merestart terlebih dahulu service networking.

debian-server:/home/smktb# /etc/init.d/networking restart
Jika ingin menambahkan interface lagi, tinggal tambahkan script seperti diatas, pada baris paling bawah. Dan ganti
etho, menjadi eth1, eth2, eth3, dan seterusnya.

4. Menambahkan DNS
Agar server Debian dapat terkoneksi ke Internet, harus kita tambahkan dns-name-server terlebih dahulu. Biasanya
DNS tersebut, kita dapatkan dari ISP (Internet Service Provider). Daftarkan DNS tersebut pada file resolv.conf. Jika
file resolv.conf belum ada, maka terpaksa kita harus meng-install ulang system operasi Debian tersebut. (~_~”)
“Just kidding bro, linux is easy right?? so be easy.”
Jika file tersebut belum ada, ya tinggal buat saja file tersebut secara manual.
debian-server:/home/smktb# vim /etc/resolv.conf
search debian.edu
nameserver 192.168.10.1
nameserver 119.2.40.21


5. Ip Address Alias/(Virtual)
Ip Address Alias adalah suatu kondisi, dimana kita diharuskan menggunakan dua atau lebih Ip Address dalam satu NIC (just One network adapter). Seolah-olah computer kita memiliki dua buah NIC, dan terkoneksi dalam dua atau lebih jaringan yang berbeda.
Masih dalam file interfaces, tinggal tambahkan scripts untuk Ip Alias berikut. Dalam Ip Address Alias, tinggal tambahkan sub-nomor di belakang nama interface asli. Misal eth0:0, eth0:1, eth0:2 atau eth1:0, eth1:1 dan seterusnya.
debian-server:/home/smktb# vim /etc/network/interfaces
# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback
# The local network interface
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.10.1
netmask 255.255.255.0
network 192.168.10.0
broadcast 192.168.10.255
gateway 192.168.10.254
dns-nameservers 192.168.10.1
# The local alias network interface
auto eth0:0
iface eth0:0 inet static
address 10.10.10.1
netmask 255.255.255.0

Jangan lupa untuk selalu merestart service networking, setiap kali selesai mengkonfigurasinya.

6. Host Name
HostName digunakan untuk penamaan pada setiap computer dalam jaringan, agar memiliki nama mesin yang berbeda. HostName tersebut memudahkan kita dalam membedakan setiap computer dalam jaringan, dibandingkan menghafal setiap Ip Address yang berbentuk numerik. Pada system operasi Linux dan Windows, layanan tersebut berjalan pada protocol NetBIOS.
Secara otomatis, ketika kita meng-install system operasi Debian, kita akan ditanya terlebih dahulu tentang pemberian nama HostName tersebut. Namun kita masih dapat merubah nama HostName tersebut, tanpa install ulang tentunya.
Buka dan edit file hosts berikut, dan tambahkan Ip Address pada baris kedua, kemudian domain, lalu hostname.
debian-server:/home/smktb# vim /etc/hosts
127.0.0.1 localhost
192.168.10.1 debian.edu debian-server
#. . .

File konfigurasi kedua adalah untuk HostName-nya sendiri.
debian-server:/home/smktb# vim /etc/hostname
debian-server

Atau untuk cara cepatnya, bisa menggunakan perintah echo.
debian-server:/home/smktb# echo “debian-server” > /etc/hostname
debian-server:/home/smktb# cat /etc/hostname
debian-server

Restart, agar nama HostName tersebut diaplikasikan langsung oleh system Debian.
debian-server:/home/smktb# /bin/hostname –F /etc/hostname
debian-server:/home/smktb# hostname
debian-server
 
 

Upload File Via Indowebster

By : Unknown

Upload File via Indowebster

Kali ini saya akan memposting tentang caranya mengupload sebuah file via indowebster.Indowebster merpuakan situs penyedia upload&download yang berasal dari indonesia.Akan tetapi jika kita download suatu file dari indowebster tersebut Full Speed dan bisa di Resume.Ok bagi yang ingin mengupload dari situs indowebster ini,saya akan membagikan caranya sebagai berikut: 
1.Login  ke website Indowebster dengan klik link ini Login
2.Lalu isikan form pengisian data dengan benar.
3.Setelah berhasil mengisi pengisian data,akan ada pesan untuk mengecek email anda.
4.Setelah itu login ke indowebster dengan email dan password yang anda buat di form pengisian data.

5.Setelah login klik portal yang ada di sebelah kanan pojok layar anda
6.Jika sudah di klik,arahkan ke bawah dan sebelah kanan layar anda akan ada banner upload here
7.Setelah di klik Upload Here,anda harus login kembali dengan hanya menyertakan password saja
8.Setelah login kembali klik gambar gerigi yang ada di pojok kanan atas layar anda lalu klik upload
9.Nah setelah itu klik add files,lalu pilih file yang akan di upload dan setelah itu klik Start Upload
Selamat Mencoba - minna-san ^_^

- Copyright © Watashi no burogu e yōkoso irfan - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -